Abbi Angkasa Perdana - 5 Tanda Bisnis StartUP Anda Akan Bangkrut

5 Tanda Bisnis StartUP Anda Akan Bangkrut

Bisnis tentu bukan hal yang mudah untuk dilakukan ketika Anda memiliki waktu yang sulit, karena seperti kita semua tahu, tidak semua bisnis selalu dapat berjalan dengan lancar. Ada saat-saat ketika sebuah bisnis harus tutup dan perusahaan Anda harus tutup karena beberapa faktor. Ini tentu saja tidak diinginkan oleh semua pelaku bisnis. Namun, bahkan perusahaan besar dapat mengalami ancaman kebangkrutan. Sekarang bagi Anda yang memiliki bisnis dan perusahaan ada beberapa hal yang harus Anda ketahui mengenai nasib perusahaan Anda, karena ini bisa menjadi tanda bahwa perusahaan Anda akan bangkrut.

Target perusahaan tidak jelas

Seiring berlalunya waktu, Anda mulai tidak yakin dengan apa yang sebenarnya Anda lakukan, apa yang Anda kejar, dan target yang ingin dicapai perusahaan Anda. Tidak adanya diskusi yang jelas tentang strategi untuk tetap kompetitif dengan pesaing di pasar produk tentu akan membuat karyawan Anda goyah. Terlebih lagi jika ide yang diajukan dari bawah untuk revitalisasi perusahaan terus ditolak. Apalagi jika perusahaan memiliki kepemimpinan lesu, ini sudah cukup menjadi lampu merah bagi Anda untuk bersiap-siap menghadapi kebangkrutan.

Tidak ada pengembangan sumber daya

Tidak ada pengembangan sumber daya, ini bisa menjadi tanda perusahaan berhenti atau itu bisa menjadi tanda penurunan perusahaan Anda. Perusahaan yang terus tumbuh harus selalu membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sehingga sumber daya perusahaan juga perlu dikembangkan dalam hal kualitas dan kuantitas. Jika tidak, itu bisa menjadi pertanda bahwa perusahaan Anda stagnan atau dilanda masalah besar.

Mengalami kesulitan keuangan

Salah satu faktor dalam pengembangan perusahaan adalah adanya dana dan dana yang cukup, ini jelas. Sekarang jika perusahaan Anda berada dalam kondisi keuangan yang sulit, ia bahkan telah melakukan pemotongan biaya besar-besaran di berbagai sektor. Termasuk bonus dan tunjangan yang biasanya diterima oleh karyawan Anda, sekarang menghilang. Meskipun ada kemungkinan bahwa ini hanya dampak dari masalah keuangan sementara. Tetapi jika kondisi ini terjadi dalam jangka panjang, tentu saja Anda harus mulai bersiap menerima kebangkrutan.

 

Penurunan produksi

Perusahaan yang sehat dan berkembang harus terus meningkatkan omset, jika tidak, Anda harus waspada. Terlebih lagi jika kondisi ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, ini bisa menjadi gejala buruk bagi perusahaan Anda, ketika biasanya perusahaan mengalami penurunan produksi. Maka ini adalah salah satu tanda nyata dari masalah di perusahaan Anda. jika tidak segera diselesaikan, maka perusahaan akan mengalami kehancuran. Jika perusahaan Anda selalu mengalami penurunan produksi setiap saat dan itu semakin buruk. Maka Anda harus segera memikirkan apa yang harus Anda lakukan selanjutnya. Apakah Anda akan bertahan hidup dengan mencoba memulihkan kesehatan perusahaan, atau Anda menyerah dengan perusahaan Anda dan biarkan saja

Perusahaan Anda tidak memiliki rencana cadangan

Setiap perusahaan yang sehat dan berkembang selalu memiliki rencana cadangan dan strategi untuk menghadapi tantangan. Ketika perusahaan Anda tidak memiliki rencana atau strategi yang jelas, maka Anda tentu hanya menunggu kehancurannya. Apalagi jika tidak adanya rencana tersebut disebabkan oleh kemunduran perusahaan, dan masalah lainnya, maka Anda harus segera memikirkan nasib perusahaan Anda. karena jika dibiarkan, konsekuensinya akan memburuk untuk perusahaan Anda.

Reply